Teknologi Jadi Kunci Modernisasi Industri Sarang Burung Walet di Indonesia

Reporter :

Terbit :

Durasi Baca ± 5 MENIT

Facebook
Twitter
LinkedIn

Industri sarang burung walet Indonesia tengah mengalami percepatan transformasi. Setelah bertahun-tahun mengandalkan teknik budidaya tradisional, kini sektor ini mulai bergerak menuju era digital dengan penerapan teknologi mutakhir. Hal tersebut ditegaskan oleh Komisaris Utama PT Esta Indonesia Tbk (NEST), Johan Prasetyo Santoso dalam wawancara dengan CNBC Indonesia di Program Evening Up CNBC Indonesia yang menyebut bahwa teknologi merupakan kunci utama modernisasi industri walet nasional.

Johan mengungkapkan, meski mayoritas rumah walet di Indonesia masih dioperasikan secara manual, NEST telah mulai mengimplementasikan sistem berbasis Internet of Things (IoT). Melalui teknologi ini, berbagai aspek penting seperti kelembapan, suhu, populasi walet, hingga keamanan bangunan dapat dipantau secara real time. Pemanfaatan sensor IoT dinilai mampu menciptakan proses budidaya yang lebih konsisten serta menjaga kualitas hasil panen.

Selain digitalisasi budidaya, NEST juga mengoptimalkan kecerdasan buatan (AI) dalam lini produksinya. Teknologi AI digunakan untuk melakukan penyortiran sarang burung secara otomatis berdasarkan karakteristik visual yang sulit dibedakan oleh pengamatan manual. Sistem ini tidak hanya meningkatkan akurasi klasifikasi, tetapi juga mempercepat proses produksi dan memastikan standar kualitas yang lebih merata.

Johan menekankan bahwa Indonesia, yang selama ini memasok sekitar 80 persen kebutuhan sarang burung walet dunia, idealnya mampu menjadi pusat inovasi internasional bagi industri ini. Menurutnya, pemanfaatan teknologi merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar global sekaligus meningkatkan daya saing nasional.

Sumber: 

https://www.cnbcindonesia.com/news/20251024163358-8-679015/video-teknologi-iot-ai-dorong-modernisasi-industri-sarang-walet-ri    

Terbaru

Artikel terkait

Utama

Populer